merenung..
melihat kerbau yang sedang menyantap rumput
dihancurkanlah rumput tersebut menggunakan gigi-gigi nya yang persegi
dia telan sampai kerongkongan nikmat...
padahal aku tahu rumput itu rasanya tidak enak
tapi mengapa kerbau itu sepertinya sangat menikmatinya sekali
dia tak perduli meski aku memperhatikannya
teruslah disantap rumput itu lahap..
bak kucing yang sedang menyantap ikan gurame segar yang baru ditangkap oleh nelayan
tak perduli rumput itu hijau atau rumput yang coklat tua karena terkena lumpur pun iya cerna di perutnya yang besar
merasa cukup..
diapun minum dari air hujan yang menggenang di tanah
aku heran..
apakah karena kerbau itu bodoh??
atau memang karena seleranya saja yang rendahan??
Wallahualam
yang jelas aku bersyukur tidak dilahirkan ke dunia ini sebagai kerbau..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar